Postingan

Kasih Impian

Kasih Impian Nurha Senja Rintik hujan mulai turun Se olah ingin memisahkan kita Segera berlari menuju gubuk tua Duduk berdua menanti hujan reda Saat lelah aku bersandar pada dada bidangmu Terdengar hembusan nafas dari hidungmu Detak jantungmu seakan ingin lepas Ku coba raba dan  semakin kencang Senyum manis terpancar dari bibirmu Mata teduhmu damaikan gejolak hatiku Apakah ini yang dinamakan kenyamanan cinta Rasanya aku tak mau jauh dari dekapan hangatmu #Cinta, #Rasa, #Gejolak #Day 01, #Challenge 30 day

Senyum Terakhir Ayah

Suara adzan subuh telah berkumandang Hilir mudik orang menuju mushola untuk sembahyang Kau masih tertidur di atas kasur Tangan mungil membangunkanmu Kau tetap saja tidur dengan pulas Jeritan suara yang datang dari anakmu Buatku berlari menuju pembaringanmu Apakah ini sebuah mimpi atau nyata yang hadir di depan mata Air mata mengalir di pipi Kau tinggalkan kami untuk selamanya Senyuman terakhir itu adalah salam perpisahan untuk kita Tak ada lagi tempat untuk melabuhkan cinta Kehilanganmu begitu hampa dalam hidup ini Cinta yang kau beri tak bisa terganti oleh siapapun Andaikan waktu bisa diputar Ingin rasanya engkau selalu temani hari-hariku

Ibu

Cinta dan kasihmu tak pernah habis untukku Hingga akhir sisa nafasmu Biarpun jiwa raga kita telah terpisah ruang dan waktu Pesan-pesan cinta mu melekat erat dalam relung hatiku Aku tak kan mampu membalas semua jasa-jasamu Untaian doa mengalir berdzikir untukmu Semoga kau bahagia di surga-Nya Rindu ku untuk bertemu dan belaian kehangatan pelukan mu Ku basuh telapak kaki surgamu dengan penuh cinta Bertahun-tahun engkau hadir dalam khayalan Saat waktu mempertemukan kita Dunia terasa cepat berputar Selamat hari Ibu ya☺️☺️

OI

Sentuhlah ia dengan kelembutan Terangi harinya dengan cinta Hembuskan nafas kesejukan Pandangi cahaya keteduhan Duhai oi oi oi Engkaulah setitik rasa yang tertinggal Alunan melodi mengalun indah Buatku terbang melayang Disetiap detik hidupku Aku ingin bersamamu Mengukir kenangan indah hingga akhir waktu Ngo oi lei  *Puisi*

Senandika

Dear Kamu Kamu yang jauh disana, membuat Luka yang menggores dihatiku. Aku hanya mampu tertatih menahan perih dan sakitnya Luka yang kau gores. Adakah celah untuk aku berlari, dari kejamnya fatamorgana dunia. Air mata yang mengalir dalam dinginnya malam, terus membanjiri pipi cabikku. Hentikan luka yang kau gores ini. Ijinkan aku tidur dengan damai. 

Puisi: Mimpi

Mimpi Siti Nurhayati  Dalam diam kau hadir dihidupku Beri berjuta warna yang menggoda Aku tak tahu kapan kau akan tinggal dihatiku Hari demi hari kau sibuk menari di anganku Tanamkan mimpi hingga aku dapat meraihnya Mengukir cerita cinta disetiap langkahku Genggam erat tanganku  Melewati jalanan terjal  Sepertiga malam aku berbisik pada Sang Pencipta Tuhan ijinkan aku bersamanya Biarkan luka yang pernah singgah itu mengering Dihempas jauh dari relung hatiku

Puisi

Mencari Senja Angan-angan terbang tinggi  Menembus batas melewati ruang dan waktu Aku ingin kamu tahu Kita ukir langkah mencari senja Dia bilang senja pergi  Tetapi aku yakin pasti menemukannya Dalam relung hati yang terdalam Berjuta asa dan mimpi tentangnya Waktu tak bisa berputar kembali Langkah demi langkah menyongsong kedepan Berhenti pada satu titik  Diantara ribuan titik yang hadir