Senandika

Dear Kamu

Kamu yang jauh disana, membuat Luka yang menggores dihatiku. Aku hanya mampu tertatih menahan perih dan sakitnya Luka yang kau gores. Adakah celah untuk aku berlari, dari kejamnya fatamorgana dunia. Air mata yang mengalir dalam dinginnya malam, terus membanjiri pipi cabikku. Hentikan luka yang kau gores ini. Ijinkan aku tidur dengan damai. 

Komentar